17 Produk UMKM Jombang Sukses Go Internasional

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan membawa 17 produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal menembus pasar internasional. Produk-produk tersebut dipamerkan dalam ajang Mix Asean Products International Exhibition 2024 yang berlangsung di Annajat Complex, Brunei Darussalam, dari 25 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.

Dalam rapat evaluasi yang digelar usai pameran, Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Ny. Irnie Victorynie Teguh Narutomo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini.

“Jombang telah berhasil memanfaatkan peluang besar. Ini adalah prestasi bersama, khususnya bagi UMKM Jombang,” ujarnya di ruang Swagata, didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, Drs. Suwignyo, serta Kepala Bidang Pengembangan dan Distribusi, Filipe Diaz Quintas.

Produk UMKM Kabupaten Jombang mendapatkan sambutan positif dari pasar Brunei Darussalam. Beberapa produk yang paling diminati di antaranya:

  1. Aneka Sambal – Produk ini bahkan telah menerima repeat order.
  2. Kemeja Batik Laki-laki
  3. Produk Eco Print berupa tas dan kimono oversize.

Indira Rohmatun Azizah, salah satu pemilik UMKM yang ikut serta, menjelaskan sejumlah faktor yang membuat produk Jombang diminati pasar luar negeri. Pertama, desain kemasan yang menarik mampu menarik perhatian konsumen. Kedua, tim Jombang menerapkan teknik pemasaran yang efektif sehingga mampu mendatangkan pembeli potensial. Ketiga, perbedaan nilai tukar Rupiah dan Dolar Brunei membuat harga produk Jombang lebih kompetitif di pasar Brunei.

Selain produk unggulan tersebut, terasi olahan karya penyandang disabilitas juga sedang dalam tahap negosiasi untuk transaksi. Kesuksesan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bisnis dan investasi ke depannya.

Ny. Irnie Victorynie optimis kegiatan ini akan memberikan dampak signifikan, seperti meningkatkan investasi, membuka lapangan pekerjaan baru, serta mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Jombang. “Hal ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jombang,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pengusaha asal Brunei Darussalam berencana mengunjungi Kabupaten Jombang pada akhir Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kegiatan UMKM di Jombang. “Kami berharap kunjungan ini dapat membawa dampak positif yang lebih besar bagi UMKM Jombang,” pungkas Irnie Victorynie.

(Dilansir dari Kabarterdepan.com)