Akibat Kesulitan Cari Kerja, Rafa Nekat Jualan Kriya hingga Mampu Hasilkan omzet Ratusan Ribu Per Hari

Terbatasnya lapangan pekerjaan memang selalu menjadi polemik kehidupan yang tidak berkesudahan di Indonesia. Masyarakat ditekan oleh harga kebutuhan yang tinggi, sedang mereka tidak mempunyai cukup uang untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sama seperti yang dirasakan oleh Rafa’Nur Ariani pemilik usaha kerajinan tangan Fun Florist. Ia memutuskan untuk belajar lebih dalam tentang kerajinan tangan kawat bulu secara otodidak setelah kesulitan mendapatkan perkejaan. Ia dengan tekun belajar mendalami kerajinan tangan itu sejak bulan September tahun 2024 lalu.

“Baru berdiri September 2024 karena ngelamar kerja masih susah, jadi akhirnya memberanikan diri buat belajar kawat bulu,” ujar Rafa pada Temumkm.com (16/2/25).

Rafa mengatakan bahwa untuk menciptakan karya tangan kawat bulu yang elok dan autentik itu terdapat beberapa teknik.

“Ada beberapa teknik tergantung kita cocoknya kemana. Misal bunga tulip ada beberapa tekniknya tergantung kitanya mau yang mana,” tambahnya.

Fun Florist menawarkan berbagai produk unik, mulai dari gantungan kunci seharga Rp5.000, bunga per tangkai seharga Rp10.000 hingga Rp13.000, pot yang dibanderol Rp25.000 hingga Rp35.000, bando seharga Rp15.000 serta kaca berbentuk bunga matahari seharga Rp15.000.

Setiap Minggu, Rafa berjualan di Car Free Day (CFD) yang ada di Perumahan Coco Garden, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dari pukul 06.30 WIB hingga 11.00 WIB. Palanggan yang tertarik akan hasil kerjanya, ia menerima pesanan khusus seperti buket berbahan kawat bulu yang dikerjakan dari rumah.

Sedangkan produk yang paling diminta oleh para pelanggan Fun Florist salama beroperasi ini adalah gantungan kunci dan kaca. Rafa menjelaskan, ketertarikan para pelanggan ini dipicu oleh keunggulan bahan yang digunakan dalam membuat kerajinan tangan produk Fun Florust memiliki kualitas yang baik

“Aku pribadi ngutamain kualitas, kita sebisa mungkin pilih yang bagus kawat bulunya. Setiap Minggu juga kita sebisa mungkin beda-beda modelnya biar  pelanggan selalu tertarik,” ujar Rafa.

Saat pesanan sedang ramai, Rafa mampu menerima 3 pcs pot, 3 buket, dan sekitar 7 gantungan kunci. Sementara saat ramai di CFD, ia bisa menjual sekitar 40 gantungan kunci, 6 kaca, 3 hingga 5 pot dan bunga tangkai, dan 3 hingga 4 bouquet mini, dengan omzet mencapai Rp500.000.

Dengan ketekunan dan inovasi yang terus dilakukan, Fun Florist menunjukkan bahwa kreativitas bisa membuka jalan sukses meskipun berawal dari tantangan.

REPORTER: Venda Oktavioni