
Di tengah persaingan ketat industri fashion, Setara The Label hadir dengan konsep yang unik. Tidak hanya menjual produk, brand ini juga membawa misi mulia: menyuarakan dukungan bagi kesehatan mental melalui setiap tote bag dan pouch yang produksi mereka. Berdiri sejak Juni 2022, Setara The Label adalah buah kerja keras tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), salah satunya Chiara.
“Kami bertiga punya ketertarikan yang sama di dunia bisnis. Awalnya, Setara dibentuk setelah kami gagal dalam sebuah lomba bisnis. Daripada menyerah, kami justru memutuskan untuk membangun bisnis sendiri,” ujar Chiara.
Nama “Setara” dipilih bukan tanpa alasan. “Kami ingin setiap orang di tim ini memiliki kontribusi yang sama. Semuanya setara,” jelas Chiara. Dengan semangat itu, mereka mulai memproduksi tote bag kanvas sebagai produk pertama, meski sadar pasar ini sudah cukup ramai. Awalnya, mereka belum banyak melakukan penelitian hanya fokus pada prinsip “jalani dulu”. Tak disangka, respon pasar cukup positif, dan dari sanalah semangat mereka untuk terus berkembang mulai tumbuh.
Sejak berdiri pada Juni 2022, Setara The Label berfokus pada produksi tote bag berbahan kanvas. Meski sadar bahwa pesaing di industri ini banyak, mereka tetap melangkah dengan semangat mencoba. “Alhamdulillah, ternyata responsnya bagus. Awalnya, kami benar-benar gak tahu apa-apa. Tapi ketika produk pertama kami dibeli orang, itu rasanya senang banget. Dari situ semangat kami terus tumbuh,” cerita Chiara.
Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Awal 2023, mereka mulai kesulitan mencari konveksi yang sesuai standar kualitas. Untuk mengatasi hal ini, mereka bekerja sama dengan mitra bisnis konveksi yang membantu produksi tote bag dan pouch. Seiring waktu, mereka pun menambahkan produk baru, seperti pouch berbahan corduroy.
“Kalau corduroy itu lumayan susah. Kadang beli di satu toko dengan warna tertentu, pas beli lagi warnanya sudah gak ada. Karena modal kami masih terbatas, kami belum bisa beli dalam skala besar,” ungkap Chiara.
Berbeda dari brand fashion kebanyakan, Mereka ingin produknya lebih dari sekadar aksesori fashion. Setiap tote bag dan pouch dilengkapi dengan pesan-pesan motivasi yang dirancang khusus untuk memberikan semangat kepada pengguna. “Kami ingin produk kami bisa menjadi teman bagi konsumen, memberikan mereka semangat kecil di tengah kesibukan sehari-hari,” ungkap Chiara.
Setiap tote bag dan pouch diberi sentuhan khusus berupa tulisan motivasi yang dikemas dalam konsep series . Selain itu, setiap pembelian produk juga disertai pin dan surat motivasi yang berisi pesan-pesan positif.
“Kami sadar bahwa isu kesehatan mental di sekitar kita nyata. Setidaknya, melalui produk ini, kami ingin menunjukkan bahwa masih banyak yang peduli dan mendukung mereka,” lanjut Chiara.
Dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp25.000 hingga Rp135.000, Setara The Label mulai menarik perhatian anak muda, khususnya perempuan Gen Z dan milenial yang peduli pada isu kesehatan mental.
Seiring berkembangnya bisnis, tim Setara The Label merasa perlu melakukan inovasi dan meningkatkan produksi. Pada 2024, mereka mengikuti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Skala Nasional (P2MW) dan Program Mahasiswa Kewirausahaan (PMWSS) di IPB. Berkat kerja keras, mereka berhasil mendapatkan pendanaan dari kedua program tersebut.
“Tambahan modal dari program ini benar-benar membantu. Kami bisa memperbarui produk dan mengikuti pelatihan bisnis serta mentoring. Salah satu pesanan besar yang kami dapat adalah 750 tote bag untuk acara pernikahan,” kata Chiara dengan bangga.
Mereka juga mencoba berbagai strategi pemasaran, termasuk mengikuti bazar kampus dan membangun branding di media sosial. Keikutsertaan mereka dalam bazar membantu memperkenalkan produk Setara ke pasar yang lebih luas. Saat ini, Setara The Label menjual produknya secara online melalui Instagram @setarathelabel dan menggunakan sistem konsinyasi.
Di dunia fashion, tren terus berubah dengan cepat. Chiara menyadari bahwa konsistensi dan kemampuan beradaptasi adalah kunci untuk bertahan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat dalam menjalankan usaha.
“Pesan saya untuk teman-teman yang mau memulai bisnis: Jangan ragu! Terus beradaptasi dengan pasar, karena market selalu berubah. Jangan lupa untuk konsisten dan menjaga semangat agar usaha tetap berjalan,” tutup Chiara penuh semangat.
Ke depan, Setara The Label ingin terus berkembang, bahkan membuka peluang custom order yang lebih luas. Selain itu, mereka berencana untuk mengembangkan produk-produk baru yang tetap membawa misi kesehatan mental, sekaligus memperluas jangkauan pasar mereka melalui sistem konsinyasi di toko-toko lokal.
Setara bukan hanya tentang fashion. Ini adalah cerita tentang mimpi, semangat, dan usaha untuk memberikan dampak positif kepada sesama. Setara adalah pengingat bahwa setiap orang, dalam keadaan apa pun, memiliki kekuatan untuk saling mendukung.
REPORTER: Vini Putri




