
Asus Indonesia mengungkapkan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat dalam upaya memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditargetkan sebesar 40 persen pada setiap produk yang diproduksi. Komitmen ini telah berlangsung sejak 2022 dan saat ini telah mencapai angka TKDN 40 persen.
Menurut Aldy Ramadiansyah, Commercial Product Marketing Asus Indonesia, pada tahun 2025 mendatang, mereka akan memperluas lini produk yang memenuhi TKDN, termasuk laptop, desktop, dan all-in-one. “TKDN itu sudah dimulai sejak 2022, dan pada 2025, line-upnya akan lebih lengkap dengan produk seperti laptop, desktop, dan all-in-one,” kata Aldy dalam acara yang berlangsung di Bandung pada Kamis (16/1/2025).
Beberapa produk Asus sudah memenuhi ketentuan minimal 40 persen TKDN, dan Aldy berharap bisa terus menjalin kerja sama dengan pemerintah dalam pencapaian tersebut. Selain itu, Asus juga akan terus berkolaborasi dengan UMKM, khususnya yang berada di Jawa Barat, serta dengan industri manufaktur untuk mencapai angka TKDN yang diminta.
Aldy juga menyampaikan berbagai manfaat yang muncul dari penerapan TKDN 40 persen, salah satunya adalah terciptanya lapangan pekerjaan baru. Mengenai kualitas produk, ia menekankan bahwa Asus memiliki standar yang ketat untuk memastikan bahwa perusahaan lokal dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan, baik dari sisi alat maupun kualitas produk. “Dari sisi alat dan kualitas, harus mendekati standar pabrik kami di pusat,” ujarnya.
Saat ini, Asus tengah mengumpulkan data terbaru mengenai UMKM yang dapat diajak bekerja sama. Aldy juga menambahkan bahwa keterlibatan UMKM lokal dalam produksi Asus harus memenuhi persyaratan ramah lingkungan, dengan beberapa perusahaan yang sudah memiliki sertifikasi terkait hal tersebut.
(Dilansir dari republika.co.id)




