
Ayam Bakar Shinta yang menjadi menu andalan dengan cita rasa khas dan harga terjangkau. (Foto: Venda Oktavioni)
Ayam Bakar Shinta Mamsay merupakan usaha makanan siap saji dan minuman yang sudah berdiri sejak tahun 2016. Usaha ini menyediakan berbagai menu lezat seperti Ayam Bakar, Ayam Geprek, Ayam Goreng, Sayuran, hingga Soto dengan variasi menu yang berubah setiap harinya. Meskipun menu yang ditawarkan akan berganti setiap harinya, Ayam Bakar tetap menjadi hidangan andalan yang paling banyak diminati.
Salah satu keunggulan Ayam Bakar Shinta Mamsay yaitu, menerima request pelanggan dalam pemilihan menu. Pelanggan dapat langsung meminta untuk menyesuaikan isi makanan sesuai selera.
Pemilik usaha, yaitu Ibu Shinta mengatakan bahwa dirinya berjualan untuk mencari keberkahan. Bahkan, Ia selalu meminta testimoni dari pelanggan, sebagai bentuk komitmen untuk terus berkembang.
“Kalo saya pribadi, jualan nyari keberkahan,” ujar Ibu Shinta pada (2/2/25).
Dalam usahanya ini, Ibu Shinta Mengandalkan layanan pesan antar online seperti GrabFood dan GoFood, dengan harga Ayam Bakar Rp 30.000. Namun, di sekitar lingkungan usaha, harga dapat disesuaikan menjadi lebih terjangkau, yakni sekitar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per porsi.
Tak hanya pelanggan lokal, usaha ini juga mendapat perhatian dari luar daerah. Salah satu pelanggan dari restoran Jakarta bahkan menyebutkan bahwa makanannya lezat.
“Menurut pelanggan alhamdulillah enak sampai pernah pemilik restoran dari Jakarta datang,” ujarnya.
Namun, seperti usaha lainnya, Ayam Bakar Shinta Mamsay juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah kendala dalam pendanaan yang kerap menjadi penghambat untuk mengembangkan bisnis lebih lanjut. Ibu Shinta juga ingin mengikuti pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan dalam memasak dan berinovasi dalam menciptakan menu baru.
“Kalo saya pengen pelatihan cara memasak yang lebih bagus. Kadang konsumen nanya ada menu lain atau tidak, kalo ada pelatihan pengennya tentang menu lain gitu,” ujarnya.
Ibu Shinta juga berharap supaya usahanya ini bisa lebih baik lagi dan bisa terus berkembang ke depannya.
“Kedepannya pengen lebih baik dan berkembang,” ungkapnya.
Reporter Temumkm : Venda Oktavioni




