
Whatsapp sebagai Media Sosial Utama Indonesia
Berdasarkan laporan We Are Social, masyarakat Indonesia cenderung menggunakan media sosial Whatsapp dengan jumlah 90,9%. Berarti terdapat 185,3 juta pengguna Dari 278,7 juta masyarakat Indonesia.
Karena mayoritas masyarakat Indonesia menggunakan Whatsapp, maka media sosial tersebut bisa menjadi alat jual digital utama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
QuickOrder, Asisten Cerdas UMKM
Ditambah lagi, ada platform QuickOrder—asisten chat berbasis kecerdasan buatan—yang mempermudah penjualanan UMKM. Dengan begitu, UMKM bisa mengelola obrolan dan pesanan pada Whatsapp dengan mudah.
Adanya kedua platform tersebut, UMKM bisa lebih mudah beradaptasi di era digital.
Direktur QuickOrder, Izki Aldrin Iswarna, mengaku pihaknya sudah memberikan solusi atas tantangan UMKM, seperti sulitnya mengonversi chat, mendata pesanan, dan ketidakefektivan dalam menggunakan banyak aplikasi.
QuickOrder berfungsi merekomendasikan penjual dalam menjawab pertanyaan pembeli. Lalu, platform ini pun merangkum obrolan menjadi pesanan hingga resi.
“Kami berusaha mempermudah aktivitas bisnis dan pertumbuhan UMKM Indonesia. Kami memastikan AI mampu diakses semua penjual tanpa memerlukan keahlian teknis, terutama penjualan pada Whatsapp,” jelas Izki.
Keuntungan Integrasi Whatsapp dengan QuickOrder
Senior Manajer Pemasaran QuickOrder, Furqanda Labarza mengungkapkan, AI di Indonesia tertantang untuk mudah dipahami masyarakat atau UMKM yang kurang menguasai teknologi.
“Adanya QuickOrder, pengguna Whatsapp dapat berjualan dengan mudah,” tambahnya.
Furqanda menjelaskan fitur QuickOrder bisa lebih personoal obrolan. Terlebih lagi, penggunanya hanya dengan klik saja.
Dalam fitur rangkuman pesanan pembeli, obrolan dengan pembeli akan otomatis diinput menjadi data pesanan. Sedangkan resi instan, penjual hanya klik resi yang siap kirim pada sistem obrolan.
“Kami berikan gratis percobaan selama Tiga bulan untuk pengguna baru” ujar Furqanda.
RERPORTER: Febri




