CrisBro: Brownies Renyah Inovatif dari Fressbaked

Camilan berkemasan Crisbro diproduksi oleh Fressbaked dengan inovasi merubah brownies menjadi makanan kering.

Para pecinta cokelat kini bisa menikmati camilan baru. CrisBro, brownies renyah dari Fressbaked, hadir menggoyang lidah. UMKM ini fokus memproduksi camilan manis berkualitas tinggi.

CrisBro hadir dengan slogan unik, “Cara unik makan Brownies broo.” Brownies biasanya lembut dan chewy. Namun, Fressbaked menghadirkannya dalam tekstur kering dan renyah. Inovasi ini menawarkan pengalaman berbeda.

Firda Restusari, pemilik Fressbaked, berbagi kisahnya. Ia memulai usaha pada 2020 setelah lulus kuliah. Pandemi COVID-19 menyulitkan mencari pekerjaan. Firda memutuskan berjualan sambil mencari peluang kerja.

Dari sinilah ide kreatif berkembang. Firda ingin menciptakan camilan unik. Ia berusaha menghadirkan brownies dengan sensasi berbeda. Proses mengembangkan CrisBro tidak mudah.

“Dulu bentuk CrisBro tidak sebagus sekarang,” jelas Firda. Ia memakai oven listrik kecil saat memulai. Packaging awalnya hanya standing pouch bening. Namun, banyak yang menyukai produknya.

Akhirnya, Firda mengganti kemasan lebih menarik. Kreativitas dan kegigihannya membuahkan hasil. CrisBro semakin diminati para pecinta camilan. Permintaan meningkat, usaha pun berkembang.

Firda semakin semangat memperkenalkan CrisBro ke pasar luas. Ia ingin camilannya menemani momen santai masyarakat. CrisBro tersedia dalam berbagai varian rasa.

Varian yang ditawarkan antara lain cokelat klasik, cokelat keju, dan cokelat kacang. Semua dibuat dari bahan berkualitas tinggi. Produksi dilakukan dengan proses higienis dan aman.

Kemasan CrisBro juga praktis dan menarik. Konsumen bisa menikmatinya kapan saja, di mana saja. Camilan ini dijual dengan harga terjangkau. Satu kemasan 110 gram dibanderol Rp25.000.

Dalam pemasaran, Fressbaked mengandalkan promosi offline. Word of mouth menjadi strategi utama. Kepuasan pelanggan membantu menyebarkan informasi.

Meski populer, Firda menghadapi kendala lokasi. Produksi berada di ujung Jakarta Timur. Biaya pengiriman tinggi menyulitkan pembeli mendapatkan produk.

Untuk mengatasinya, Firda memanfaatkan lokasi suaminya. Pengiriman dari Jakarta Pusat dilakukan saat hari kerja. Hal ini menekan biaya ongkos kirim bagi pelanggan.

Selain itu, Firda fokus meningkatkan brand awareness. Ia aktif mengikuti bazar kuliner. Pameran menjadi cara efektif mengenalkan CrisBro.

Fressbaked mendistribusikan CrisBro ke berbagai toko. Toko kue dan grosiran di Jakarta Timur menjadi target. Wilayah Pondok Rangon, Munjul, dan Cibubur dijangkau lebih luas.

Firda ingin CrisBro semakin dikenal masyarakat. Ia berharap penjualan berkembang di jalur offline dan online. Salah satu impiannya adalah memperbanyak reseller.

Dengan reseller, CrisBro lebih mudah ditemukan konsumen. Firda yakin inovasi dan kerja keras membuahkan hasil. Dukungan pelanggan menjadi kunci kesuksesan.

Firda berkomitmen terus meningkatkan kualitas produk. Ia juga siap beradaptasi dengan tren pasar. CrisBro diharapkan menjadi camilan favorit masyarakat.

REPORTER: Restu Wahyu