
Datang dari sebuah kedai berukuran 4×4 di bahu Jalan Tegal Lega, Bogor Tengah, Kota Bogor terlihat tumpukan buah dalam etalase kaca yang disusun sedemikian rupa.
Tempat tersebut bernama Happy Juice yang menjual beragam jus dari buah segar pilihan yang beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.
Jus yang disajikan di sini tidak kalah dengan jus yang dibuat di hotel-hotel atau restoran ternama. Pembuatannya penuh ketelatenan, mereka sangat hati-hati memperlakukan buah tersebut demi menjaga kualitasnya.
Pemilik, Agus mengatakan, penamaan kedai jus ini sebagai Happy Juice bertujuan ingin memberi perasaan senang kepada setiap pelanggan setelah datang dan minum jus yang dibuatnya.
“Saya ingin menyenangkan para pelanggan yang datang dan membeli serta meminum jus yang saya buat ini,” katanya kepada Temukm.com (28/01/25).
Hingga saat ini, Agus mengoperasikan Happy Juice sudah berjalan sekitar 6 bulan. Sejak itu ia berhasil mendapatkan keuntungan per harinya mencapai sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu per hari.
“Ya ada sekitaran 6 bulanan lah saya berjualan di sini. Haduh kalau dihitung cup saya ga itung soalnya. Paling rata-ratanya itu pendapatan saya sekitaran Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu per hari,” tuturnya.
Agus menerangkan strategi menjalankan bisnis di tengah persaingan yang ketat ini salah satunya dengan mengorientasikan kualitas. Ia tidak sembarangan memilih bahan-bahan utamanya berjualan. Bahkan dalam menentukan pemasok buah pun, melalui proses yang panjang.
“Saya ini menguji dulu buahnya, datang langsung ke pamsok. Cek kualitas buah di sana seperti apa. Kemudian coba mesan, datang ke sini dengan perjalan kondisi buah seperti apa, setelah itu kekuatan buah itu seperti apa setelah di kupas,” terangnya.
Jus yang dijual di tempat tersebut sangat beragamar, mulai dari jus mangga, jus pear, jus buah naga, jus nangka, jus alpukat hingga jus pisang.
”Harganya semua itu Rp 10 ribu, kecuali buah mangga. Kalau buah mangga itu Rp 12 ribu karena saat ini harga buah mangga mahal. Buah mangga yang saya pilih ini per kilogramnya itu sekitar Rp 37 ribu,” tandasnya.
Reporter Temumkm : Syahrul Himawan




