
Di tengah kesibukan Jalan Bukit Cimanggu City Raya, terdapat sebuah toko yang selalu ramai dikunjungi pelanggan. Keena Fashion, toko yang menjual berbagai pakaian dan perlengkapan hijab dengan harga terjangkau, merupakan bukti kerja keras dan ketekunan Ayu, sang pemilik.
Awalnya, dunia bisnis bukanlah impian Ayu. Ia menghabiskan belasan tahun berkarier di dunia perbankan dan bahkan telah mencapai posisi puncak yang menjamin masa depannya. Namun, dorongan dari sang Ayah yang gemar menjahit membuatnya terinspirasi untuk mencoba peruntungan di dunia fashion. Berawal dari menjahit mukena sendiri, ia menyadari bahwa hasil karyanya menarik perhatian banyak orang. Inilah awal mula perjalanan bisnis Ayu di industri fashion Muslim.
Berjualan dari Mobil hingga Mendirikan Keena Fashio
Perjalanan bisnis Ayu dimulai dengan sangat sederhana. Tanpa toko dan tanpa papan nama, ia hanya mengandalkan mobil sebagai tempat berjualan. Ia menata produk-produknya di dalam mobil dan menjajakannya kepada siapa saja yang melintas. “Saya benar-benar nggak menyangka responnya bakal sebagus itu,” ujar Ayu. Mukena buatannya laris manis, dan omzetnya terus meningkat.
Melihat peluang besar di dunia fashion Muslim, Ayu memutuskan untuk mengembangkan bisnisnya lebih serius. Ia mulai menjual berbagai produk seperti hijab, ciput, blus, rok, gamis, dan perlengkapan fashion lainnya. Hingga akhirnya, pada tahun 2022, ia mendirikan toko fisik Keena Fashion di Bogor.
Mengangkat Produk UMKM Lokal
Keena Fashion tidak sekadar menjadi toko fashion Muslim biasa. Ayu memiliki misi untuk memberdayakan UMKM lokal dengan menggandeng para pengrajin dari berbagai daerah, seperti Tasikmalaya, Bandung, dan Tanah Abang.
“Saya memang ingin produk-produk UMKM bisa dikenal lebih luas. Banyak yang kualitasnya bagus dan mengikuti tren fashion terkini, tapi belum banyak orang tahu,” ungkap Ayu.
Setiap produk yang masuk ke toko dipilih dengan cermat. Ia memastikan bahwa barang yang dijual selalu mengikuti tren terbaru namun tetap terjangkau bagi pelanggan.
Strategi Sukses: Ramadhan dan Promosi Digital
Keena Fashion mengalami pertumbuhan signifikan berkat strategi pemasaran yang tepat. Pada hari biasa, omzetnya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari. Namun, saat bulan Ramadhan dan momen promo besar seperti 12.12 dan 11.11, omzetnya bisa melonjak hingga Rp5 juta per hari.
Kehadiran Keena Fashion di media sosial, khususnya TikTok, menjadi faktor kunci kesuksesannya. Ayu rutin melakukan siaran langsung dan memberikan promo khusus bagi pelanggan setianya.
Tantangan dan Rencana Masa Depan
Meskipun bisnisnya berkembang pesat, Ayu tetap menghadapi tantangan, terutama dalam menjaga konsistensi dan menyesuaikan produk dengan tren yang terus berubah. Namun, semangatnya untuk terus belajar dan berinovasi membuatnya optimis akan masa depan bisnisnya.
“Kuncinya adalah jangan menyerah, terus update produk di sosial media, dan jangan pasang harga terlalu mahal. Pelanggan pasti datang kalau kita serius,” tuturnya.
Saat ini, Ayu tengah merencanakan ekspansi dengan membuka cabang baru Keena Fashion di lokasi yang lebih luas agar bisa menjangkau lebih banyak pelanggan. Baginya, bisnis bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga perjalanan panjang penuh pembelajaran dan makna.
Keena Fashion bukan sekadar toko pakaian, tetapi juga simbol keberanian seorang perempuan yang berani bermimpi besar dan mewujudkannya dari langkah kecil.




