Makanan Tradisional: Kue Pancong Dengan Rasa yang Autentik


Belakangan ini cuaca di Kota Bogor sangat tidak menentu, semua wilayahnya diguyur hujan secara bergiliran. Dengan cuaca seperti ini warga Bogor hanya perlu diam di rumah sambil menyantap makanan

Di Jalan Ir H Juanda tepatnya di bahu jalan depan kantor Balai Besar Industri Agro ada sebuah gerobak berwarna abu-abu menjajakan Kue Pancong milik Sarif. Sarif mengaku sudah hampir 1 tahun berjualan kue ini. 

“Ada sekitaran satu tahun saya jualan kue ini, ya masih keliling tapi kadang saya mangkal di sini,” ucapnya kepada Temumkm.com, (28/01/2025)

Kue ini cocok dinikmati ketika cuaca sedang mendung. Selain teksturnya yang lembut, makanan ini juga memiliki rasa yang unik. Kalian akan merasakan manis, gurih, kenyal dalam satu gigitan. 

“Resepnya dari orang tua saya, jualan ini saya teruskan orang tua,” katanya. 

Sarif bercerita mengapa dirinya tidak mengkal di tempat tersebut. Lantaran setiap kali Satuan Pol PP Kota Bogor tengah patroli ia langsung merapikan dagangannya dan menjauh. 

“Saya sering diusir sama Satpol PP kalau netep dagang di sini. Ini aja baru ke sini lagi. Tadi ada Satpol PP ke sini,” tuturnya. 

Ia mengatakan, sebanyak 4 kilogram adonan kue pancong yang dibawa Sarif dalam sehari berjualan. Jika dirata-ratakan ia berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 400 ribu dalam sehari ketika dagangannya habis. 

“Paling kalau lagi bagus atau dagangan saya habis itu saya bisa dapet uang sebesar Rp 400 ribu. Adalah saya bawa sehari itu 4 kilograman,” katanya. 

Sarif menuturkan, selain untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, tujuannya berjualan kue pancong meneruskan sang bapak. 

“Saya sih nerusin usaha orang tua aja ini mah. Saya juga perlu pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari,” tandasnya. 

Reporter Temumkm : Syahrul Himawan