
Di sudut Perumahan Bogor Raya Permai Blok FK 1 No. 17, terdapat sebuah toko kecil bernama Milqia Shop menawarkan lebih dari sekadar kebutuhan sehari-hari yang kini menjadi harapan dan sumber kebahagiaan bagi banyak pelanggan. Di bawah kendali Bu Kristina, sang pemilik, toko ini tidak hanya menjadi sumber penghidupan tetapi juga cerita inspiratif tentang bagaimana tantangan hidup bisa diubah menjadi peluang.
Sebuah Nama dengan Makna Mendalam
Nama “Milqia Shop” terdengar unik, dan ternyata memiliki filosofi yang sederhana namun sarat makna. “Namanya saya ambil dari gabungan nama anak-anak saya,” ungkap Bu Kristina sambil tersenyum. Hal ini menjadi gambaran besar akan nilai keluarga yang menjadi dasar dari usahanya sebagai simbol cinta dan harapan. Filosofi ini mencerminkan bagaimana bisnis tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga menjadi warisan dan kebanggaan keluarga.
Berdiri sejak akhir 2019, Milqia Shop lahir dari keadaan yang sulit. Wabah COVID-19 menghentikan banyak aktivitas, termasuk pekerjaan suaminya di sektor penerbangan. “Saat itu, kita harus berpikir cepat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Akhirnya, saya mencoba menjual buah-buahan, dan ternyata keterusan sampai sekarang. Alhamdulillah, Corona membawa berkah,” cerita Bu Kristina.
Menawarkan Beragam Produk Berkualitas

Fokus utama Milqia Shop adalah di bidang makanan, mencakup buah-buahan segar, camilan, frozen food, dan sembako. Namun, ada satu hal yang membuat toko ini berbeda yaitu dengan adanya parcel buah.
Buah-buahan yang dijual di Milqia Shop dijamin berkualitas karena langsung diambil dari gudang impor. Bu Kristina memastikan pelanggan mendapatkan buah segar dengan harga bersaing. Parcel buahnya menjadi produk unggulan, terutama saat hari-hari besar seperti Isra Miraj, Lebaran, dan Natal. “Untuk parcel, kami selalu menyesuaikan dengan permintaan pelanggan. Dibuat dadakan supaya buahnya segar. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp100.000 hingga Rp300.000,” jelas Bu Kristina.
Perjalanan yang Tidak Mudah
Tentu, perjalanan membangun usaha ini tidaklah mulus. Pada awalnya, Bu Kristina mengaku harus belajar banyak, terutama tentang buah-buahan. Tantangan lain datang dari pembuatan parcel buah. “Dulu, ada pelanggan yang menegur karena pembukusannya belum rapi dan tampilannya kurang menarik,” kenangnya.
Namun, kritik tersebut justru menjadi pembelajaran. Dengan tekad untuk terus memperbaiki diri, Bu Kristina mulai belajar cara menyusun parcel dengan lebih menarik. Kini, parcel buah Milqia Shop tidak hanya diminati tetapi juga dikenal akan kualitas dan estetika.
Strategi Pemasaran yang Efektif
Dari awalnya hanya mengandalkan promosi mulut ke mulut, Milqia Shop kini telah memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok. “Kami selalu update produk baru, memberikan diskon, dan karena langsung ambil dari pusat, harga kami bisa lebih terjangkau,” ujar Bu Kristina. Pemesanan pun semakin mudah melalui WhatsApp.
Strategi ini terbukti efektif dalam menarik pelanggan, terutama ibu-ibu yang menjadi target pasar utama untuk mencari kebutuhan rumah tangga berkualitas dengan harga terjangkau. Selain itu, toko kecil di depan rumahnya juga menjadi agen untuk katering dan penyedia kebutuhan acara, memperluas jangkauan pasarnya.
Harapan dan Rencana ke Depan

Saat ini, Milqia Shop memiliki empat karyawan yang membantu operasional sehari-hari. Namun, Bu Kristina tidak ingin berhenti di sini. “Saya berharap bisa memperluas toko, menambah jumlah barang dagangan, dan membuka lebih banyak lapangan kerja. Semoga bisa membantu lebih banyak orang,” harapnya.
Dengan semangat yang tak pernah padam, Bu Kristina membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk maju. Milqia Shop bukan hanya sekadar toko, tetapi juga simbol ketekunan, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil peluang di tengah krisis. Bagi Anda yang ingin merasakan segarnya buah-buahan berkualitas atau mencari parcel buah yang indah dan terjangkau, Milqia Shop adalah pilihan yang tepat.
Reporter Temumkm : Vini Putri




