
Aksesoris bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Selain pangsa pasar yang luas, bahan yang digunakan untuk membuat aksesoris ini tidak selalu memerlukan modal besar. Asal bermodalkan kreativitas tinggi, barang-barang yang berada di sekitar bisa digunakan menjadi bahan aksesori yang bernilai jual tinggi.
Seperti halnya Nu2k Crafter yang menawarkan berbagai kerajinan tangan mulai dari taplak, gantungan kunci, pouch rajut, tote bag, hingga dompet. Semua produk yang diluncurkan oleh Nu2k Crafter berbahan dasar benang.
Nu2k Crafter ini didirikan oleh seorang perempuan bernama Nunuk. Ia mendirikan Nu2k Crafter berawal kecintaannya pada seni rajut dan sulam. Ia pun membuat beberapa sample produk. Kemudian sample tersebut Nunuk unggah pada status WhatsApp pribadinya.
Unggahan itu mengundang respons temannya yang menanyakan seputar produk tersebut, mulai dari bahan apa yang digunakan hingga berapa harganya. Dari situlah ia memutuskan untuk memulai bisnis tersebut.
“Kenapa tidak menjadikan hobi ini sebagai usaha yang menghasilkan?,” terangnya kepada Temumkm.com (14/02/2025).
Harganya pun beragam, mulai dari Rp20.000 hingga Rp200.000, tergantung tingkat kerumitan dan ukuran produk. Untuk meningkatkan daya tarik pelanggan, Nunuk juga mulai berkreasi dengan membuat hiasan kawat bulu, sehingga menambah keunikan karyanya.
Meski terbilang baru di dunia wirausaha, Nunuk aktif mengembangkan keterampilannya dengan mengikuti berbagai workshop, baik yang berbayar maupun gratis. Ia juga mulai memperkenalkan Nu2k Crafter ke publik dengan berpartisipasi dalam tiga event besar, yaitu di Hotel Lorin, Jakarta Convention Center (JCC), dan Surya Kencana.
“Keunggulan produk saya adalah kerapihannya. Merajut itu ada rumus dan hitungannya, kalau salah sedikit saja, hasilnya bisa berbeda,” ucapnya.
Menurutnya, kunci utama dalam merajut adalah ketelatenan dan kesabaran. Siapa saja bisa belajar, tetapi yang membedakan adalah seberapa sabar seseorang dalam menyelesaikan satu karya.
“Kalo merajut itu harus telaten dan sabar, mood juga harus bagus. Sebenernya semua orang bisa tapi masalahnya sabar sama ngga nya,” ujarnya.
Dalam hal pemasaran, Nunuk mengandalkan Instagram dan WhatsApp sebagai media utama untuk menjangkau pelanggan. Ia percaya bahwa dalam usaha berbasis kerajinan tangan, kepuasan pelanggan adalah hal utama.
“Orang akan kembali memesan jika mereka puas dengan produk yang kita tawarkan,” tambahnya
REPORTER: Venda Oktavioni




