Pemerintah Dorong 20 UMKM Naik Kelas Setiap Tahun

Pemerintah Indonesia menargetkan setidaknya 20 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat berkembang menjadi usaha menengah setiap tahunnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM melalui akses permodalan, insentif fiskal, serta pendampingan teknis dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.

“Kami dari kantor Kemenko Perekonomian akan meminta BRI untuk membina top 20 UMKM agar bisa naik kelas. Setiap tahun minimal ada 20 UMKM yang lulus dari usaha kecil menjadi usaha menengah yang tangguh,” ujar Airlangga dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025, Kamis, 30 Januari 2025.

Program Pendukung UMKM

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai program, antara lain:

  • Sertifikasi Halal Gratis: Memberikan sertifikasi halal tanpa biaya untuk produk UMKM guna meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Pendampingan Ekspor: Membantu UMKM dalam mempersiapkan dan menembus pasar internasional.
  • Skema Pembiayaan Fleksibel: Menyediakan opsi pembiayaan yang lebih mudah diakses oleh UMKM yang ingin berkembang.

Selain itu, program digitalisasi dan Hari Belanja Nasional diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap produk-produk UMKM dalam negeri.

“Berbagai kementerian memiliki pusat pelatihan seperti sekolah kulit dan tekstil. Ini penting untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing pelaku usaha,” tambah Airlangga.

Insentif Fiskal untuk UMKM

Pemerintah juga memberikan insentif fiskal berupa:

  • Pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN): Untuk bahan baku yang digunakan dalam produk ekspor.
  • Skema Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE): Membantu UMKM mendapatkan bahan baku dengan harga lebih kompetitif.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi UMKM agar lebih berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

“Dengan adanya program seperti Bangga Buatan Indonesia, serta digitalisasi UMKM, kita akan semakin menarik permintaan dalam negeri untuk produk-produk lokal,” ujar Airlangga.

Harapan ke Depan

Dengan dukungan dari pemerintah dan perbankan, diharapkan semakin banyak UMKM yang dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

“Kami optimis bahwa dengan kerjasama yang solid antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha, target ini dapat tercapai dan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia,” tutup Airlangga.

Sumber: tempo.co