
Tumbuhan adalah makhluk hidup yang dicetuskan oleh sang pencipta untuk selalu berdampingan dengan manusia. Maka tak heran dalam kehidupan yang berabad-berada ini manusia kerap memanfaatkan keberadaan tumbuhan untuk menghiasi hidup mereka. Karena terdapat beberapa tumbuhan memiliki bunga yang indah dan elok ketika di tanam di pekarangan rumah atau bahkan dalam sudut rumah.
Keindahan serta keunikan yang dimiliki bunga, tak sedikit juga yang memanfaatkan bunga sebagai ladang mata pencaharian. Seperti yang dilakukan oleh Nurul, berkat kecintaannya terhadap bunga sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanan (TK) , kini dirinya sukses membangun bisnis buket bunga bernama Ruls Flower.
Nurul sudah tekun mengeksplorasi ide kreatifnya terhadap bunga sejak duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD). Walaupun bunga yang dibuatnya pada saat itu bukan bunga asli, melainkan bunga buatan.
Namun berbekal ketekunan dan referensi yang luas, saat itu Nurul mampu membuat karya seperti bros yang terbuat dari kain flanel dan bisa mendatangkan pelanggan. Kebiasaan berjualan ini pun terus berlanjut hingga dirinya berada di Pesantren.
“Emang dari TK seneng bunga, terus SD kelas 5 coba-coba bikin bros dari kain flanel dan sudah jualan, SMP juga sama. Waktu SMA juga karena Pesantren suka ada event jadi lanjut jualan juga,” ujar Nurul pada Temumkm.com (13/2/25).
Ruls Flower menawarkan berbagai macam produk seperti buket bunga, frame gift, hantaran, buket balon, buket uang, hingga mahar. Hantaran yang tersedia pun beragam, mulai dari bentuk kotak, lengkung, hingga setengah lengkung.
Untuk sistem pemesanan hantaran ini, pelanggan cukup mengantarkan barang yang ingin dijadikan hantaran dan Ruls Flower yang akan menghiasnya. Untuk harga paket hantaran 10 box berbentuk kotak dibanderol Rp600.000 sedangkan model lengkung seharga Rp700.000 per 10 box. Sementara itu, untuk harga buket bervariasi mulai dari Rp20.000 hingga Rp2.000.000.
Saat ini, Ruls Flower menggunakan bunga artificial sebagai bahan baku, namun pelanggan juga bisa request bunga asli sesuai keinginan. Keunggulan produk Ruls Flower sendiri terletak pada hasil hiasan yang lebih rapi dengan harga yang tetap terjangkau.
Untuk menjaga loyalitas pelanggan, Ruls Flower kerap memberikan promo melalui broadcast kepada pelanggan yang sudah pernah memesan. Saat Lebaran, pelanggan setia juga sering mendapat parsel sebagai bentuk apresiasi.
“Misal ada orang pesen, kita minta nomornya. Jadi kalo ada promo nanti kita broadcast ke mereka. Kalo misal Lebaran, ada pelanggan yang udah langganan banget kita suka kasih parsel,” ujarnya.
Adapun keahlian kerajinan tangan ini Nurul dapatkan dengan belajar membuat buket secara ototidak. Dari dedikasi dan kegigihan yang Nurul lakukan secara konsisten, kini Rusl Flower telah menerima pesanan dalam jumlah besar, termasuk dari pabrik, yayasan, hingga Polres Bogor.
“Bikin buket belajar otodidak. Aku belajar ga sampai sebulan bisa,” ujarnya.
Selain menerima pesanan melalui online, Nurul juga kerap berjualan langsung atau membuka stand saat pada event-event yang di selenggarakan di sekitaran Bogor. Namun jika pelanggan ingin datang langsung, bisa datang ke toko Ruls Flower yang terletak di Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
REPORTER: Venda Oktaviovi




