
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersama Pemerintah Kota Surabaya dan Suara Surabaya sukses menggelar QRIS Bank Jatim Ramadan Vaganza 2025. Acara ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi UMKM sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat setempat.
Event yang berlangsung di halaman Balai Kota Surabaya sejak 19 Maret 2025 ini diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya, M. Ikhsan, SEVP Consumer Banking Bank Jatim, Hermita, serta Direktur Utama Suara Surabaya, Verry Firmansyah.
Daya Tarik QRIS Bank Jatim Ramadan Vaganza 2025
Beragam kegiatan menarik diselenggarakan dalam acara ini, mulai dari bazar UMKM yang diikuti oleh lebih dari 100 pelaku usaha, pertunjukan musik, kajian islami, kompetisi seru, hingga doorprize eksklusif bagi pengunjung.
Hermita menyampaikan bahwa seluruh transaksi dalam acara ini dilakukan secara digital menggunakan QRIS Bank Jatim. Sistem pembayaran ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengunjung, tetapi juga memperluas jangkauan layanan Bank Jatim dalam ekosistem digital.
“Melalui Ramadan Vaganza ini, kami melihat peluang besar dalam meningkatkan jumlah pelanggan baru, memperluas layanan e-channel, serta menambah jumlah merchant QRIS yang bergabung dengan Bank Jatim. Kami menargetkan ribuan pengunjung setiap harinya, sehingga diharapkan transaksi QRIS dapat meningkat signifikan,” jelas Hermita dalam keterangannya kepada media pada 28 Maret 2025.
Sebagai catatan, sepanjang tahun 2024, Bank Jatim mencatat lonjakan pengguna QRIS hingga 72,31% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan nominal transaksi mencapai 129,92% secara tahunan (YoY).
Kolaborasi untuk Perekonomian Inklusif
Menurut Hermita, keterlibatan Bank Jatim dalam event ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap pengembangan UMKM di Surabaya. Pihaknya berharap Ramadan Vaganza tidak hanya sekadar festival belanja, tetapi juga membawa dampak positif yang lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Hal senada juga disampaikan Sekda Kota Surabaya, M. Ikhsan, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan contoh sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan komunitas bisnis dalam memperkuat ekonomi daerah.
“Surabaya tidak bisa bergerak sendiri tanpa partisipasi aktif berbagai pihak. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam membangun ekonomi akan menghasilkan dampak yang lebih besar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ikhsan berharap Ramadan Vaganza membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat, baik penyelenggara, pelaku UMKM, maupun masyarakat yang ikut berpartisipasi.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat kebersamaan, terutama dalam suasana Ramadan yang penuh berkah,” tutupnya.
Mendorong Digitalisasi UMKM Melalui QRIS
QRIS Bank Jatim Ramadan Vaganza 2025 tidak hanya sekadar menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendukung inklusi keuangan berbasis digital. Dengan sistem pembayaran QRIS, para pelaku UMKM semakin mudah mengakses layanan perbankan, meningkatkan transparansi keuangan, serta memperluas pasar mereka secara lebih efisien.
Diharapkan, kesuksesan event ini dapat menjadi model bagi kota-kota lain dalam mendorong digitalisasi UMKM dan memperkuat perekonomian berbasis inklusif di Indonesia.




