
Parfum dan peci dari Toko Bin Sholih yang siap melengkapi kebutuhan Anda. (Foto: Venda Oktavioni)
Toko Bin Sholih merupakan sebuah usaha yang terinspirasi dari nama Ayah pemiliknya yaitu, Solihin. Toko Bin Sholih hadir untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan shalat dan alat tulis yang semakin dicari oleh masyarakat, khususnya para santri.
Usaha yang berdiri sejak tahun 2022 ini, dimulai dari keluhan wali santri yang sering kehilangan peci anak-anak mereka. Dari situ, pemilik usaha berinisiatif untuk membuka toko perlengkapan shalat, termasuk peci, minyak wangi, koko, pengharum ruangan, hingga alat tulis.
“Karena kita dekat pondok, jadi ada wali santri yang suka ngeluh peci anaknya selalu hilang. Akhirnya saya musyawarah dengan Bapak untuk membuka usaha jualan peci atau perlengkapan lainnya. Lalu Bapak dan Ibu setuju dan saya belanja mulai dari sedikit-sedikit,” ujar Rahman selaku pemilik usaha pada (2/2/2025).
Salah satu keunikan Toko Bin Sholih ini adalah produk peci Malaysia buatan lokal. Jika peci Malaysia asli dibanderol dengan harga Rp150.000 hingga Rp350.000 per buah, toko ini menyediakan alternatif lokal berkualitas dengan harga hanya Rp40.000.
“Saya punya produk yang jarang orang lain punya, seperti peci Malaysia yang lokal. Biasanya peci Malaysia itu harganya sekitar Rp 150.000 sampai Rp 350.000 per satu peci. Disini kita menyediakan peci Malaysia buatan lokal seharga Rp 40.000 dengan bahan yang hampir mirip dan model yang sama,” ujarnya.
Selain berjualan di toko, Rahman juga aktif berjualan di sekitaran Masjid dekat Kecamatan setiap Jumat hingga Minggu, karena biasanya akan ada pengajian. Promosi juga dilakukan melalui WhatsApp, dengan layanan COD dan Pre-Order untuk memudahkan pelanggan.
Namun, usaha ini juga menghadapi tantangan. Perputaran penjualan seperti peci, cukup lambat karena pelanggan biasanya membeli peci baru setiap dua atau tiga bulan sekali. Oleh karena itu, Rahman berharap bisa mengikuti workshop tentang manajemen keuangan dan strategi reseller untuk mengembangkan usahanya lebih jauh.
“Kendala yang dirasakan itu seperti misalnya peci, kalo peci itu harga mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 50.000, terus orang beli peci hari ini, nanti beli lagi dua bulan atau tiga bulan ke depan. Jadi agak lambat putarannya,” ungkapnya.
“Saya sebenernya butuh workshop dalam hal manajemen keuangan dan reseller,” tambahnya
Toko Bin Sholeh ini berlokasi di
Jl. Kayu Manis Kp. Poncol Rt 05/04 kel. Ciri mekar Kec. Cibinong Kab. Bogor. Tepatnya di Rumah H. Solihin samping Pondok Pesantren Al Hikmah An Najiyah.
Reporter Temumkm : Venda Oktavioni




