Toko Summit: Jasa Fotocopy, Print, dan ATK Terlengkap di Ciangsana

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, usaha fotocopy tetap mempertahankan eksistensinya dan terus memenuhi kebutuhan masyarakat. Usaha fotocopy kini dapat ditemukan di berbagai lokasi strategis, seperti dekat sekolah, kampus, kantor, hingga pusat perbelanjaan, menjadikannya bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi para pelajar, mahasiswa, hingga pelaku bisnis, usaha fotocopy menyediakan solusi praktis dan efisien untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencetak materi pelajaran, salinan skripsi, hingga dokumen kontrak dan presentasi.

Toko Summit, yang terletak di Ciangsana, Gn. Putri, Kabupaten Bogor, tepatnya di Blok C 5 No.8, hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Tidak hanya menyediakan layanan fotocopy dan print, Toko Summit juga menawarkan berbagai layanan tambahan, seperti cetak foto berkualitas tinggi, scanning dokumen penting, penjilidan, serta penjualan alat tulis kantor (ATK).

“Kami buka sejak tahun 2021, karena baru pindah ke sini,” ungkap Wiwi Rangkuti, pemilik Toko Summit, saat diwawancarai pada 3 Februari 2025.

Nama “Summit” dipilih oleh Wiwi karena memiliki makna yang sangat personal dan filosofis. “Summit melambangkan ambisi, pencapaian, dan keunggulan. Nilai-nilai tersebut yang kami terapkan dalam setiap aspek bisnis kami,” ujar Wiwi.

Wiwi juga melakukan riset sederhana untuk memahami kebutuhan masyarakat sekitar terkait layanan fotocopy. Toko Summit dipilih sebagai lokasi usaha karena strategis, dan ternyata, banyak orang di sekitar area ini yang membutuhkan layanan fotocopy, terutama anak sekolah. Toko Summit pun menawarkan berbagai layanan dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau.

“Target utamanya adalah anak sekolah, karena kami dekat dengan SMP Hang Tuah. Selain itu, di sekitar sini jarang ada toko ATK dan fotocopy, sehingga saya memutuskan untuk membuka usaha di sini,” tambah Wiwi.

Berkat keuletannya, Toko Summit yang awalnya hanya usaha kecil kini mampu menghasilkan omzet yang terus berkembang. “Omzet per hari berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 700.000. Biasanya, hari libur agak sepi karena sebagian besar pelanggan adalah pelajar,” jelas Wiwi.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti sepinya pelanggan saat liburan dan biaya perbaikan mesin fotocopy yang relatif mahal, Toko Summit tetap optimis dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Ciangsana.

Reporter Temumkm : Restu Wahyu