UMKM Wajib Coba! Strategi Jualan di TikTok Biar Ramadan Makin Cuan

Tingkatkan penjualan UMKM di bulan Ramadan dengan strategi jualan di TikTok! Temukan tips efektif untuk menarik lebih banyak pelanggan dan meraih cuan maksimal.

Ramadan selalu menjadi momen emas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meraup keuntungan lebih. Pola konsumsi masyarakat meningkat tajam, terutama di platform digital seperti TikTok, yang kini menjadi salah satu kanal utama dalam strategi pemasaran bisnis online. Tak hanya sekadar hiburan, TikTok telah bertransformasi menjadi pusat belanja interaktif yang menawarkan pengalaman belanja seru melalui konsep “shoppertainment”.

Menurut laporan terbaru TikTok bersama Toluna, Ramadan 2024 mencatat hampir satu juta video baru diunggah setiap harinya. Data juga menunjukkan bahwa 45% pengguna TikTok menghabiskan lebih banyak waktu di aplikasi ini selama bulan puasa dibandingkan bulan-bulan lainnya. Lebih menarik lagi, banyak pengguna yang akhirnya membeli produk setelah melihat video menarik yang muncul di beranda mereka.

Lantas, bagaimana UMKM bisa memanfaatkan tren ini agar omzet meningkat pesat selama Ramadan? Berikut beberapa strategi yang wajib diterapkan!

1. Manfaatkan Konsep “Shoppertainment”

Belanja kini bukan hanya tentang membeli produk, tetapi juga tentang pengalaman menyenangkan yang didapatkan pelanggan. TikTok mengusung konsep “shoppertainment”, yaitu kombinasi antara hiburan dan belanja yang membuat pengguna betah menonton dan akhirnya tertarik membeli produk.

Misalnya, alih-alih hanya menampilkan produk secara statis, UMKM bisa membuat video kreatif yang menghibur, seperti tantangan (challenge), tutorial penggunaan produk, hingga sketsa humor pendek yang menampilkan manfaat produk secara tidak langsung. Dengan pendekatan ini, engagement akan meningkat dan peluang konversi menjadi penjualan pun semakin besar.

2. Rajin Melakukan Live Streaming

Siaran langsung (live streaming) di TikTok menjadi salah satu metode paling efektif untuk meningkatkan penjualan secara real-time. TikTok memiliki algoritma yang mendorong konten live agar lebih mudah ditemukan oleh pengguna, terutama jika interaksi dalam live tinggi.

UMKM bisa memanfaatkan fitur ini dengan melakukan sesi live shopping, di mana penjual bisa mendemonstrasikan produk, menjawab pertanyaan pelanggan secara langsung, dan menawarkan diskon eksklusif bagi yang membeli saat live berlangsung. Strategi ini terbukti meningkatkan kepercayaan pelanggan karena mereka bisa melihat produk secara langsung sebelum membeli.

3. Kolaborasi dengan Key Opinion Leader (KOL) dan Influencer

Di era digital, rekomendasi dari influencer atau Key Opinion Leader (KOL) sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumen lebih percaya terhadap ulasan dan rekomendasi dari individu yang mereka ikuti di media sosial dibandingkan iklan konvensional.

UMKM bisa bekerja sama dengan KOL yang memiliki audiens sesuai dengan target pasar mereka. Tidak perlu menggandeng influencer dengan jutaan pengikut, karena micro-influencer dengan niche tertentu justru memiliki engagement yang lebih tinggi dan lebih mampu membangun kedekatan dengan followers mereka.

4. Gunakan Fitur Iklan TikTok Secara Optimal

Untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, UMKM dapat memanfaatkan fitur iklan berbayar di TikTok. Platform ini menawarkan berbagai format iklan, seperti In-Feed Ads, TopView Ads, hingga Branded Hashtag Challenge yang bisa digunakan untuk menjangkau audiens lebih luas.

Jika memiliki anggaran terbatas, UMKM bisa mulai dengan metode promosi berbayar yang kecil terlebih dahulu, kemudian meningkatkan anggaran sesuai dengan performa iklan. Dengan strategi yang tepat, iklan berbayar ini bisa menjadi investasi yang sangat menguntungkan bagi UMKM selama Ramadan.

5. Buat Konten yang Relevan dengan Ramadan

Selama Ramadan, tema-tema yang berkaitan dengan ibadah, kebersamaan, dan persiapan Lebaran menjadi lebih menarik bagi audiens. UMKM harus memanfaatkan momen ini dengan membuat konten yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat selama bulan puasa.

Misalnya, bagi UMKM kuliner, bisa membuat video tentang menu sahur praktis atau resep takjil yang menggunakan produk mereka. Sementara itu, UMKM fashion bisa menampilkan inspirasi outfit untuk Lebaran. Dengan menyesuaikan konten dengan suasana Ramadan, peluang produk untuk viral dan diminati semakin besar.

6. Tawarkan Promo Spesial Ramadan

Tak bisa dipungkiri, konsumen lebih tertarik untuk berbelanja jika ada promo menarik. Oleh karena itu, UMKM wajib menawarkan diskon khusus selama Ramadan, seperti potongan harga untuk pembelian dalam jumlah tertentu, bundling produk, atau free ongkir.

Selain itu, UMKM juga bisa mengadakan flash sale di TikTok Shop atau memberikan voucher eksklusif bagi pengguna yang aktif mengikuti live streaming mereka. Dengan strategi ini, konsumen akan merasa mendapatkan nilai lebih saat berbelanja dan lebih tertarik untuk melakukan pembelian.

7. Maksimalkan Penggunaan Hashtag dan Tren TikTok

Salah satu cara agar konten mudah ditemukan di TikTok adalah dengan memanfaatkan hashtag yang sedang tren. TikTok seringkali memiliki challenge atau tren yang sedang viral, dan UMKM bisa ikut serta dengan mengadaptasi tren tersebut ke dalam promosi produk mereka.

Misalnya, jika ada tren “Ramadan Aesthetic”, UMKM fashion bisa membuat konten outfit dengan menggunakan produk mereka. Sementara itu, UMKM kuliner bisa memanfaatkan tren “Sahur On The Go” dengan menampilkan menu-menu cepat saji yang praktis. Dengan mengikuti tren yang sedang populer, peluang konten untuk mendapatkan eksposur lebih luas semakin tinggi.

TikTok bukan sekadar media hiburan, tetapi juga platform yang bisa menjadi senjata ampuh bagi UMKM untuk meningkatkan omzet, terutama di momen Ramadan. Dengan strategi yang tepat—mulai dari memanfaatkan konsep shoppertainment, rutin melakukan live streaming, bekerja sama dengan KOL, menggunakan fitur iklan, hingga menyesuaikan konten dengan tema Ramadan—UMKM bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan penjualan secara signifikan.

Jadi, bagi para pelaku UMKM yang ingin meraup cuan selama Ramadan, jangan ragu untuk mulai mengoptimalkan TikTok sebagai platform pemasaran utama. Dengan kreativitas dan strategi yang tepat, bisnis Anda bisa semakin berkembang dan meraih kesuksesan lebih besar!