
Zilka Label, bisnis fashion yang didirikan oleh Adzila Mastika, telah berkembang pesat sejak diluncurkan pada Februari 2021. Berawal dari kebosanan selama pandemi COVID-19. Adzila yang sebelumnya bekerja sebagai ASN dan masih menjalani kuliah, memanfaatkan waktu luangnya untuk berjualan.
Adzila memulai bisnisnya di bidang kuliner, yang mengalami kesulitan berkembang. Hingga akhirnya beralih ke bisnis hijab dengan target pasar muslimah. Terget pasar itu dipilih agar membangun komunitas sekaligus berbagi informasi seputar Islam.
Bisnis fashion ini dimulai dari kamar kos dengan stok terbatas. Seiring meningkatnya permintaan Adzila memperluas usahanya. Hingga akhirnya memindahkan operasional ke tempat yang lebih besar di Cimanggu pada Juni 2022. Tempat ini tidak hanya digunakan untuk penyimpanan stok, tetapi juga menjadi pusat aktivitas pemasaran, termasuk sesi live di marketplace.
Konsep dan Diferensiasi Produk
Zilka Label mengusung slogan “Beauty in Simplicity,” yang menonjolkan keindahan dalam kesederhanaan. Produk awalnya berfokus pada hijab polos dengan berbagai pilihan warna. Namun, inovasi dilakukan dengan meluncurkan “Ied Series” yang bermotif menjelang Ramadan, yang ternyata menjadi produk best seller. Kini, koleksi Zilka Label semakin berkembang dengan berbagai ukuran hijab, bahan berbeda, hijab instan, aksesori, hingga handshok yang kini menjadi salah satu produk unggulan. Tak hanya itu, Zilka juga tengah mengembangkan produk blouse untuk semakin memperluas pasarnya.
Keunggulan Zilka Label terletak pada value dan kualitas pelayanan. Berbeda dengan kompetitor yang menawarkan produk serupa, Zilka Label memberikan layanan konsultasi gratis bagi pelanggan dalam memilih warna dan bahan hijab yang sesuai. Pemilihan warna sering menjadi kendala dalam belanja online, sehingga pelanggan bisa bertanya langsung kepada tim Zilka. Selain itu, garansi diberikan jika produk tidak sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Setiap hijab telah melewati quality control ketat, bahkan dicoba langsung oleh Adzila dan timnya sebelum dipasarkan.
Strategi Pemasaran dan Ekspansi
Zilka Label masih berfokus pada penjualan online melalui marketplace dan media sosial (@zilkalabel). Selain itu, strategi unik diterapkan dengan melakukan eksperimen sosial bernama “Tebus Murah.” Dalam kegiatan ini, tim Zilka Label berkeliling di sekitar Bogor untuk menjual hijab polos dengan harga hanya Rp10.000. Tujuan utama dari strategi ini bukan hanya untuk menarik minat pembeli, tetapi juga sebagai ajang berbagi dan meningkatkan brand awareness di masyarakat.
Adzila percaya bahwa ketulusan dalam berbisnis akan sampai ke hati pelanggan. Baginya bisnis ini bukan sekadar mencari keuntungan tetapi juga sebagai sarana berbagi manfaat bagi orang lain. Keuntungan yang didapat tidak hanya digunakan untuk pengembangan usaha dan menggaji karyawan, tetapi juga untuk kegiatan sosial dan komunitas.
Seiring dengan perkembangan tren fashion yang terus berubah, Adzila terus melakukan riset dan inovasi agar Zilka Label tetap relevan. Ia menekankan pentingnya disiplin dan keberanian dalam mencoba, dengan tetap memperhitungkan setiap langkah bisnis secara matang. “Jangan pernah takut untuk mencoba, tapi tetap harus dengan perhitungan yang matang,” ujarnya.
Dengan strategi pemasaran yang unik, pelayanan yang unggul, serta komitmen untuk terus berkembang, Zilka Label semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu brand hijab lokal yang diperhitungkan di pasar fashion muslimah. (SH)




